Pendistribusian Air Bersih Wilayah Pelayanan Ciasem – Blanakan, masih dalam Tahap Normalisasi Air akibat Kegiatan Pengurasan Lumpur dan Pemeliharaan Berkala Bendung Jengkol

Pelanggan Perumda TRS yang terhormat,

Akibat dilaksanakannya kegiatan pengurasan lumpur dan pemeriksaan/pemeliharaan berkala Bendung Jengkol, Ciasem pada hari Kamis tanggal 12 November 2020, Pendistribusian air bersih Perumda TRS untuk wilayah pelayanan Ciasem dan Blanakan masih dalam tahap Normalisasi Air. Hal ini terjadi karena air pada Saluran Irigasi Cijengkol merupakan sumber air baku untuk pengolahan air bersih WTP Cijengkol. Menurut Kesie Teknik Perumda TRS Cabang Ciasem-Blanakan, Dian Suhendrik ST, “Proses Normalisasi air ini diperkirakan akan berlangsung selama 2 hari, sehingga akan dicari alternatif untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat seperti pengiriman armada tangki”.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihak manajemen Perumda TRS Cabang Ciasem-Blanakan berencana mengalokasikan 2 unit mobil tangki untuk mengantisipasi kekurangan air bersih dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat sehari-hari. 2 Unit mobil tangki tersebut akan disebar hingga titik terjauh wilayah pelayanan Ciasem-Blanakan.

Untuk Informasi, pengaduan silahkan menghubungi Kantor Perumda Air Minum Tirta Rangga Cabang Ciasem di Jl. Raya Ciasem-Subang Sukamandijaya dan kantor Unit Blanakan di Jl. Blanakan-Cilamaya, Kec. Blanakan.

Kami atas nama Manajemen Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang memohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Demikian agar menjadi maklum.

 

PERUMDA AIR MINUM TIRTA RANGGA SUBANG KIRIMKAN TANGKI AIR BERSIH SELAMA GANGGUAN PENGALIRAN DI WILAYAH JALAN CAGAK & KASOMALANG

Perumda Air Minum Tirta Rangga menurunkan armada tangki air bersih ke wilayah Jalan Cagak & Kasomalang pada hari Jumat 24 Januari 2020 , menyusul adanya perbaikan pompa 75 KW yang masih berlangsung.

Pendistribusian air bersih menggunakan armada tangki akan terus berlangsung selama perbaikan pompa belum selesai, sementara petugas terus berusaha maksimal agar pelayanan kembali normal.

Pantauan langsung, pelanggan mengantri mengambil air dengan menggunakan alat tampung seperti ember dan jerigen.